Bukan Pamit

Hai teman-teman!

Selamat tahun baru 2019! Sudah lama nggak meninggalkan jejak di sini. Oiya, kali ini gue mau kasih sebuah pengumuman bahwa gue sudah nggak akan aktif nulis di blog ini lagi.

Lho? Kenapa? Berarti udah nggak ngeblog lagi?

Masih ngeblog, kok. Cuma pindah platform aja. Hehe. Dan tenang, blog ini nggak akan gue hapus.

Jadi sekarang gue punya 3 blog:

  1. Blog ini (blogspot)
  2. yuntango.wordpress.com
  3. ANAK KERETA

Banyak ya?

Ya, pada awalnya gue mau migrasi semua postingan di blog ini ke akun wordpress, tapi nggak sempat. Akhirnya gue pilih beberapa postingan yang menurut gue nggak receh untuk dimasukkan ke dalam blog wordpress gue. Kemudian gue pindah kerja dan dapat ilmu baru, terus niatan mau hapus blog ini pun diurungkan dengan pertimbangan umurnya yang cukup lama yang mana bisa gue berdayakan untuk mempromosikan blog gue yang baru.

Pertengahan tahun gue fokus ke blog gue yang kedua. Nulis sekadar nulis dengan niche yang semrawut alis gado-gado. Nggak fokus. Awalnya mau fokus ke travel, eh kok malah ada postingan personal yang curhat?

Terus seiring berjalannya waktu, keinginan untuk menyebarkan nilai-nilai positif dalam bertransportasi umum muncul. Dan akhirnya memutuskan untuk membuat satu blog lagi yang punya niche khusus dan spesifik. Nggak boleh ada kehidupan personal dan harus informatif. Jadilah meluncur ANAK KERETA yang lahir akhir tahun 2018 kemarin.

Jadi, kalu boleh dirangkum, ini penjelasan mengenai ketiga blog gue.

Catatan personal, entah travel, pencapaian, hobi atau isi kepala yang random.

Blog informatif yang berhubungan dengan perjalanan menggunakan kereta.

Update postingan dari ANAK KERETA

Jadi begitu ya teman-teman. Sekian pengumuman dari gue. Jangan lupa mampir ke Anak Kereta!
Thank you!


with love,
yuntango

Jawaban dari Segala Keluhan

Sebuah sore, di atas ranjang gue membuka media sosial dan menonton update-an status beberapa teman gue. Dari deretan stories instagram di linimana, gue menemukan keluhan-keluhan yang menjadi keresahan teman-teman di sana. Mulai dari kerjaan yang nggak sesuai, takdir hidup yang nggak adil, sampai kemacetan ibukota. Risih? Lumayan. Tapi kalau dipikir-pikir, dulu gue juga sering ngelakuin itu. Bedanya, sekarang gue udah dapet jawaban dari semua hal yang gue keluhkan.

Yang gue dapat...

Merasa kerjaan banyak? Sebelum menyalahkan pekerjaan atau pihak yang memberikan kita pekerjaan tersebut, coba pikirkan lagi. Boleh jadi itu karena kita yang kurang baik memanage waktu.

Merasa gaji kecil? Sebelum menyalahkan perusahaan yang menggaji kita, coba pikirkan lagi. Boleh jadi itu karena kita kurang pandai mengatur keuangan.

Merasa gendut? Sebelum menyalahkan lingkungan atau makanan yang kita makan, coba pikirkan lagi. Boleh jadi itu karena kita malas berolahraga.

Selalu sakit? Sebelum menyalahkan cuaca atau tubuh sendiri, coba pikirkan lagi. Boleh jadi itu karena pola hidup kita yang tidak sehat.

Nggak cocok pake produk kecantikan? Sebelum menyalahkan produk yang kita pakai, coba pikirkan lagi. Boleh jadi itu karena tangan kita nggak bersih ketika menggunakan produk tersebut atau kita tidak mengikuti anjuran dari cara pakainya

Intinya, sebelum mengeluh dan menyalahkan pihak lain cobalah untuk introspeksi diri sendiri terlebih dulu. Apakah kita sudah benar? Karena boleh jadi hal yang kita keluhkan datang dari ketidakmampuan kita mengelola sesuatu.

Akhirnya Gembel Peron Berhasil Nyomblangin Mimpinya sama Realita


Setelah hampir satu tahun teronggok di laptop yang sekrupnya udah lepas satu, akhirnya hari ini berhasil menggiring mood untuk merangkai dokumentasi selama di Jepun kemarin menjadi sebuah video receh ini.

Hope you guys like this!





Cheers,
ユニタ

4 Quote yang Bisa Bantu Wujudkan Resolusi Kamu Tahun Ini



Tahun baru, kesempatan baru. Tak heran memang jika momen ini selalu dijadikan titik tolak untuk melakukan berbagai hal yang lebih baik dari tahun-tahun yang lalu. Banyak orang juga menjadikannya ajang untuk berbenah diri. Berbagai resolusi bahkan sudah mulai dirancang jauh sebelum tahun baru tiba.

Namun, tak sedikit resolusi yang telah dirancang dari jauh-jauh hari malah teronggok dan tidak dilaksanakan. Kegagalan mewujudkan resolusi ini bisa dikarenakan beberapa faktor, salah satunya adalah ketidakkonsistenan yang diakibatkan dari lunturnya semangat.

Nah, supaya usaha untuk mewujudkan resolusi tahun ini tidak hangat di awalnya saja, berikut beberapa quote yang siap menyuntikkan semangat supaya kamu bisa on track merealisasikan resolusi kamu.

Buat yang punya resolusi untuk lebih banyak bersyukur, quote ini ampuh jadi pengingat


Melihat orang yang bisa melakukan hobi yang dibayar hingga menjalani hubungan percintaan yang didambakan banyak orang terkadang memang bikin envy. Eits, tapi jangan sampai hal itu buat kita jadi orang yang tidak bersyukur, ya.

Buat kamu yang masih mendambakan pekerjaan yang disukai atau pun hubungan percintaan yang diidam-idamkan, jangan bersedih dan jangan gundah. Kamu harus percaya, semua punya timingnya masing-masing. Jadi daripada membuang-buang waktu dan energi untuk meratapi nasib, lebih baik mencoba mencintai apa yang kamu lakukan. Karena dengan begitu, kamu bisa menikmati hidup kamu sebagaimana  mestinya.

Mau move on dari masa lalu? Bisa!


Duh, kayaknya akan sangat monoton jika hidup kamu selalu disetirin sama yang namanya urusan cinta, ya? Siklusnya pasti hanya berputar di situ-situ aja. Tertarik, jatuh cinta, jadian, putus, susah move on. Bahkan nggak sedikit orang yang terjerat di lingkaran itu sampai lupa bahwa hidup nggak melulu soal urusan hati.

Buat kamu yang masih terjebak di dalam lingkaran yang cukup merugikan itu jika kebablasan itu, yuk coba lihat sekitar lagi. Kalau kamu masih susah move on, mungkin itu karena kamu terlalu banyak menaruh perhatian pada sakit hati dan harapan kamu yang tidak berbalas. Coba deh mulai sekarang cari aktivitas lain untuk mengalihkan perhatian kamu. Misalnya fokus pada keluarga, pendidikan, karir, atau mendekatkan diri kepada Tuhan. Ya pada intinya, memikirkan cinta boleh-boleh saja, tapi jangan sampai urusan lainnya jadi terabaikan atau bahkan terganggu, ya. 

Mantra ampuh saat ada yang mengancam usaha kamu untuk mengubah pola hidup jadi lebih sehat





Menunda-nunda itu memang tidak baik, apalagi jika menunda hal baik. Ketika kebanyakan orang menunda untuk diet, kamu bisa memilih untuk menunda makan junk food dalam rangka meng-upgrade pola hidup jadi lebih sehat.

Nah, jadi orang yang rebel tidak selalu punya kesan buruk, kan?

Yang mau mempertahankan pola hidup sehat di tahun ini, coba baca quote ini berkali-kali


Buat kamu yang sudah berusaha mengubah pola hidup jadi lebih sehat tetapi juga belum mendapati angka timbangan mengarah ke kiri, tak usah bersedih. Keep on track!

Sehat dan bahagia tidak ditentukan oleh angka di timbangan. Jangan terjebak dalam stigma yang mengatakan bahwa orang dengan angka timbangan yang kecil akan lebih bahagia dibanding mereka yang mempunya angka timbangan yang besar. 

So, live your own life and be happy!

Nah kalo kamu punya quote lain yang bisa menyuntikkan semangat untuk bantu realisasikan resolusi kamu, share di kolom komen, ya!


How to Survive in Japan – Bagian Kedua



Sebelum masuk ke dalam poin-poin inti, saya ingin minta maaf karena keterlambatan postingan ini. Lebih dari tiga bulan tentu bukan waktu yang sebentar, ya. Sekali lagi maafkan saya karena baru menengok blog yang sudah dihiasi sarang laba-laba.

Well, back to the point. Setelah di artikel sebelumnya saya sudah kasih kiat-kiat persiapan apa saja yang harus dilakukan, sesuai janji dalam artikel ini saya akan membagi kiat-kiat untuk survive ketika kamu sudah sampai di Jepang. So, check this out!