Siap-siap Nangis Baca Ini.

Nggak tau kenapa gue suka mellow kalo ngeliat pengemis di jalanan. Di dalam kepala gue selalu ada pengandaian, "Kalau itu orang tua gue gimana ya?". Langsung deh, nangis.

Nggak cuma itu aja, kalo ada ceramah atau motivasi yang nyerempet-nyerempet orang tua, mata gue reflek berkaca-kaca. Dan jarang gue bisa nahan air mata keluar. Hufftt.

Semakin dewasa, malah semakin sadar kalau perjuangan dan pengorbanan orang tua ke anaknya itu bener-bener nggak akan bisa terbalaskan. Aduh nangis kan. Hikssssss.

Contohnya aja kayak kemaren, gue nggak tahu kalo ternyata selama ini ibu gue nabung buat beliin gue laptop. Ibu gue nggak tega liat anaknya diam dan nggak bisa ngerjain tugas, sedangkan teman-temannya sebagian besar sudah punya laptop.

Flashback.

"Netbooknya nggak bisa tuh." keluh gue. Niatnya imply ke bapak. Tapi ternyata yang ada di belakang gue ibu. 
"Iya nanti hari Minggu beli." sahut ibu.

Gue kaget. Gue pikir itu cuma buat ngehibur gue. Tapi ternyata enggak.

Setelah percakapan itu selesai, dan gue beranjak mau tidur. tiba-tiba ibu nyamperin sambil bawa segepok uang.

"Nih. Laptopnya harganya berapa?" tanyanya.
"Ha? Itu uang siapa?"
"Uang ibu, ibu ngumpulin buat kamu."

Okeh. Setelah itu gue terharu.

Kalo ditanya siapa orang yang paling setia di hidup lo?
Gue akan jawab Ibu gue. Kedua adalah Bapak gue.

Ibu gue adalah orang yang paling setia di hidup gue. Biarpun beliau cerewet selalu nyuruh gue bawa bekel ke kampus, tapi beliau juga yang orang paling setia saat gue ada masalah. Waktu gue frustasi karena jerawat yang nggak kunjung hilang di wajah gue. Beliau tanpa mengeluh selalu ambil daun sirih dan ngerebusnya buat wajah gue.

"Ibu sedih de liat wajah kamu."

Dan gue nangis lagi. Pokoknya di postan ini gue nagis mulu deh.

Disaat gue ngeluh, "Kok nggak ilang-ilang sih bu jerawatnya?"
dan ibu gue menjawab dengan penuh kasih, "Semua kan butuh proses."
Dan setelah gue denger kata-kata itu, gue jadi semangat lagi.

:))

Beda Dunia.

Hai... hari ini masih belum beranjak dari blog karena masih banyak stock cerita yang mau dishare. Hehehehehehe.

Yakyakyak.
Cerita yang akan gue share ini mungkin termasuk kategori Embarassing Moment.
Iya, jadi gue punya kenalan anak Internasional di kampus, namanya Andersen jurusan IUF (INTI University Foundation). Perkenalan kita bermula di facebook. Awalnya gue yang lagi visit akun facebook perpus kampus, nggak sengaja liat aktivitas akun tersebut.

Double Status.

Hai!
Udah hampir dua minggu sepertinya gue nggak ngepost di sini. Sebenarnya banyak banget hal yang pengen gue ceritain di sini. Tapi berhubung status gue sekarang mahasiswi dan pekerja paruh waktu, jadi belum sempet-sempet deh. Iya, semenjak ditawarin kerja part time sama pihak kampus, gue seolah-olah jadi mahasiswi yang keteteran. Bukannya nggak bersyukur, tapi kenyataannya gue emang keteteran. Apa yang seharusnya bisa gue lakuin kayak ngerjain assignment, belajar, jadi nggak ke manage lagi karena waktunya dipake buat part time.

And I Found You (Part 1)

"Yes, she is my best friend and yes, sometimes we have problems, sometimes we fight, sometimes we laugh, sometimes we cry. I know everything about her and she knows everything about me. An even though we have defects, we love each other ..."


Knowledge can't replace friendship. Since I met you 7months ago, I felt so appreciated by listening to your stranging stories. I know, its to early to make this. And even though we are different, I know we can be best friend together. 

You're always closed about Indonesian things (and sure is 'cause you are Indian) so everytime I talk about what happen in Indonesia, you always don't know what I'm talking about. You always tell me about your billiard game with another classmates in campus. You always tell me about little things at another person like their white skins,  their clothes, their vehicles and many more.

And I hate when you said that you're a poor girl just because you have black skin. You always envy with another girl who has white skin. Yeah, It's because you are an Indian Girl. You supposed to be grateful. You're beautiful in your way. You have sharp noise, you have a beautiful eyes, and actually you're a pretty girl.

Can you see me? I'm short. I'm ugly. I'm fat. I'm poor. But, I always try to grateful to my GOD.

(to be countinue)

Tentang Char Favorite di Anime Favorite

Guys guys guys.......!!
Berhubung bagian ini masih prolog dan sebelum gue nulis lebih jauh, gue mau tanya dong? Di sini siapa yang nggak tau Hunter X Hunter? Khususnya buat anak-anak 90'an dengan masa kecil yang bahagia pasti tau dong. Hahahaha.

Yak. Hunter X Hunter. Anime yang booming jaman gue SD dan gue seneng banget nontonnya. Sampe sekarang gue nggak pernah bosen nontonin itu. Pertama kali tayang di Indonesia waktu itu di channel TV7 (sekarang udah ganti jadi trans7). Itu jaman gue SD, channel itu surganya anime (di urutan kedua ada Indosiar).

Walaupun banyak anime yang ditayangin di TV7 waktu itu, tapi favorite gue ya tetep Hunter X Hunter. Buat gue, itu anime ngajarin banget apa arti persahabatan. Dan dengan nonton itu gue jadi pengen punya friendship kayak Gon, Killua, Kurapika dan Leorio.





Mengenai character favorite di anime ini, charfav gue........ 




Sengaja pasang gambar yang ini karena ekspresinya lucu.

"Loh kok gue?" kayaknya dia ngomong gitu sih di gambar.








KILLUA ZAOLDYECK.
Dan gue baru tau arti dari nama "Killua".
Kill = membunuh
u = kamu
a = ya (bisa jadi)

Kill-u-a!
Silahkan sambung sendiri.


Kenapa Killua?

Jawaban klasik;
1. Karena dia cool
2. Karena dia ganteng
3. Karena dia seorang pembunuh bayaran

Sorry tapi jawaban gue beda.

Jawaban gue; Karena dia asdfghjkl deh pokoknya.
Udah nggak bisa digambarkan dengan kata-kata.


Hahahaha.

Seperti biasa postingan gue emang selalu nggak jelas.
Sudah yah sampai sini dulu.
Udah tau kan kenapa gue milih killua buat jadi charfav di Hunter X Hunter.
I hope.
Ja!
:P