Skip to main content

Couple-Card


Yo yo yo what's up yo!
Akhirnya tergoda juga buat beli Flazz BCA. Gue dapat kartu ini dengan harga 20rb saja lewat SPG yang menjajakan di commuter line jurusan Serpong. Niat beli waktu itu sebenarnya bukan dipakai untuk naik commuter line, tapi untuk naik busway. Hehehe.

Kartu Flazz BCA ini awalnya dibandrol dengan harga 25rb dengan saldo 20rb. Tapi entah kenapa semakin lama harganya jadi semakin miring. Selain itu, kartu ini juga multifungsi. Nggak cuma bisa dipakai buat naik commuter line aja, tapi bisa naik busway dan belanja di Alfa Express, Alfa Midi, Alfamart, dll.

Kemunculan Kartu Flazz ini sebenarnya mengundang kecemburuan sosial di kalangan pengguna KMT, termasuk gue. Gimana enggak, dengan banyak fungsi yang ditawarkan, kartu ini dibandrol dengan harga jauh di bawah harga KMT. KMT yang hanya bisa digunakan untuk melakukan perjalanan dengan menggunakan commuter line dibandrol dengan harga 50rb dan hanya terisi saldo 30rb di dalamnya.

Tapi, di samping banyaknya fungsi yang ditawarkan, Kartu Flazz BCA hanya bisa di top-up melalui sumber dana dari Paspor BCA atau bisa juga dengan uang tunai di Alfa Express, Alfamart, Alfa Midi, Es Teller 77, Lawson dan Toko Buku Gramedia. Untuk jumlah top up, minimal top up 50rb. Belum bisa ditop up di loket di setiap stasiun. Dan untuk mengaktifkan Kartu Flazz agar bisa digunakan di Stasiun, kartu harus diaktifkan dulu dengan cara ditempel di Card Reader yang tersedia di beberapa Stasiun.

Sedangkan untuk KMT dapat ditop up dengan jumlah uang minimal 5rb dan dapat di top up di setiap loket di stasiun. Teman-teman juga nggak perlu menempelkan KMT di card reader untuk aktifin kartunya, karena setelah teman-teman beli, KMT sudah  aktif dan bisa digunakan langsung. Mudah kan?

Gimana? Kalo gue pribadi sih prefer KMT untuk melakukan perjalanan mengunakan commuter line. :D

Jadi buat kalian yang masih menggunakan kartu single trip, adakah niat untuk memiliki salah satu dari kartu -kartu ini? Pilih sesuai kebutuhan yah. :D


Comments

Popular posts from this blog

Mall-Mall yg Dapat Dijangkau Dengan Commuter Line

“Murah dan nggak macet.”
Ini adalah prinsip gue dalam memilih sarana transportasi umum di Jakarta. Ke mana pun dan sejauh apapun jaraknya, selama bisa dijangkau dengan Commuter Line, gue akan selalu siap walau dalam kondisi apapun termasuk jika keadaan memaksa gue untuk pergi seorang diri. Ke kantor, ke kampus, ke terminal, ke pasar, atau pun ke rumah temen, gue akan selalu mencari stasiun terdekat dari tempat yang ingin gue tuju.

Kenalan sama ISI 2012 Yuk!

Tak kenal maka tak sayang.
Sebelum gue lanjutkan cerita trip gue ke MY – THAI Day 2, alangkah baiknya kalian baca ini dulu.
Di MY – THAI Trip Day I pasti kalian bertanya-tanya, siapa sih ISI 2012 itu? Siapa sih para penyabun itu? Siapa sih tim cewek-cewek? Siapa sih Sir Gufron? Siapa sih yang ngendarain kereta monorailnya?
Nah di sini gue bakal ngenalin apa dan siapa ISI 2012.

MY – THAI Trip Day 2, Welcome to Hat Yai!

Hai!
Udah penasaran banget sama cerita MY – THAI Trip hari keduanya? Udah penasaran banget gimana tingkah gue naik sleeper train? Udah penasaran banget gimana kesemutannya gue duduk di bangku kereta selama 12 jam? Udah penasaran banget sama orang-orang macam apa yang gue temuin di sleeper train? Udah penasaran banget sama larangan di sleeper train? Udah penasaran banget sama..... /plak Ini ditampar karena kelamaan.