Itadakimasu!

Selamat Hari Jumat!
Mana senyumnya????? :):):)

Berhubung hari ini ibu nggak masak, jadi isi bekel hari ini cuma telur dadar yang akhirnya gue makan untuk sarapan. Biarpun cuma telur dadar, asalkan itu masakan ibu, intinya tetap enak.

New Face of THB

Lagi, malam ini gue bolos masuk kelas.

Alih-alih beralibi kalo kaki masih sakit sehabis jatuh dari motor dua yang lalu. Padahal mah, males. Hehehe. Please buat adik-adik yang masih semester awal ini jangan dicontoh ya. #kemudianditampar

Abang-abang Terbaik

10 hari sudah gue meninggalkan toko. Banyak kenangan nggak akan pernah gue tinggalin di sana. Memang, ada beberapa hal yang menjengkelkan yang mendukung keputusan gue untuk pergi. Misalnya, celotehan anak kasir setiap jam istirahat di loker, perlakuan beberapa orang yang selalu meremehkan pekerjaan gue sampai beberapa orang yang mulai menghindari gue tanpa sebab. Tapi, gue sadar kalau ternyata lebih banyak hal yang menyenangkan yang memaksa gue untuk tinggal lebih lama. Seperti sapaan hangat orang-orang yang selalu welcome dengan keberadaan gue, banyolan yang selalu membuat gelak tawa gue pecah dan beberapa makanan yang tersedia di sana.

I Miss You

Leaving you was probably the hardest thing I had to do. I made this decision, with listening to my brain, not my heart. Because my heart could never take that.

I left you, without thinking about what is going to happen. I left you without thinking about giving you another chance, because I knew it would be in vain.

Falling in love with you, was the best thing that ever happened to me, but somehow, it became the worst. I don’t know what I feel right now, is it regret? Pain? I don’t know. All I know, is that, no matter what you did to me.

Leaving you created a great emptiness. That no one could ever fill.
I miss you.

Tetap, Sendirian.

Happy New Year!!!!

Tahun baru masih jomblo aja nih. Bahahaha. Biarlah tak apa. Daripada punya pacar ngegalau terus. Nanti gue kurus. Nanti nggak lucu lagi kayak teletabis. /plak X))

Iyakan. Daripada taken rasa jomblo. Pulang tengah malem tetep aja sendirian. Hujan-hujan tetep di pinggir jalan sendirian. Di pertigaan ketemu gerombolan orang yang selalu melontarkan pertanyaan yang hampir ngebuat telinga gue berdarah, "Sendirian neng? Emangnya nggak dijemput?". Bukan main kan.... nyeseknya. Daripada nasib gue begitu-begitu aja, mending sekalian ngejomblo. Pengennya sih punya pacar yang bisa jagain gue. Eh tapi yg bisa jagain gue ternyata pacar orang. Bah, kan kacau. Bokap? Orang rumah selalu berpikiran gue itu berani, kuat, mandiri. Sampe mereka lupa kalo anaknya itu cewek. Sedih kan? Well, kenapa gue jadi curhat?

Bahahaha abis cuma di sini gue bisa cerita tanpa ngarepin orang lain dengerin cerita gue. Cuma di sini gue bisa ngomong sendirian di depan monitor tanpa ada orang yang ngeliatin gue sinis sambil berpikiran kalo gue nggak waras. Bahahahaha.