Kuncennya Stasiun Palmerah.



Selamat hari Senin! Gue harap Senin kalian nggak jadi Sad-nin ya.

Hari ini gue bakal bawa cerita yang sedikit berbeda. Sedikit fresh. Hari ini lagi nggak ngasih giliran si ular besi show off di postingan ini. Kali ini gue bakal bawa yang fresh! Dan berbulu. Berbulu? Iya, sesuatu yang berbulu lebat.

Kucing. Bukan sesuatu yang berbulu lebat lain. Tapi kucing. Kucing ya ini kucing. Bukan yang lain. Ingat ya ini kucing lho. Bukan yang lain. Ini kucing. /kemudian dilempar bangku peron stasiun/

Kok kucing?

Triple Job

Welcome to da next level!!!

This day was so tiring. 3 jobs in a very very short deadline! Have you ever imagined?

I arrived at 06.15 am this morning after I learned riding motorcycle with my father. As always, I sat at the bus shelter doing anything with my gadget until 07.00 am. I decided to stay longer in the shelter or anywhere because I just didn't want to disturb Pak Tarib who has to clean and prepare the office every morning. Besides it, office has not been opet yet too. I was just lazy If I have to knock the fence from the outside. I think It's not a polite thing.

SERRRPRIZE!!!

Kartu Multitrip gue sekarang berkembang biak. Penyebabnya karena ikutan #SERRRPRIZE, campaign-nya LINIKINI di commuter line. Campaignnya mudah banget, cuma tinggal selfie dengan latar belakang layar MacroAd.

Awalnya gue cuma iseng, nggak sengaja liat iklan campaign ini di MacroAd di Commuter Line 10 gerbong di Bogor. Dengan sedikit mencekik urat malu, akhirnya kita selfie di tengah suasana Commuter Line yang tidak sepi.

Tapi... ternyata sehari sesudahnya, gue dapat direct message di twitter dari LINIKINI yang isinya adalah ucapan selamat karena foto gue adalah satu satu foto yang terpilih dalam campaign tersebut dan instruksi untuk pengambilan hadiah di Stasiun Juanda.


Thank you LINIKINI!



Fotonya Alay ya?


サンキュー!

The Worst Evening Ever

Sore ini luar biasa sekali! Keterlambatan commuter line jurusan Serpong-Parung Panjang sepertinya jadi akar masalah dari tumpah ruahnya penumpang sampe ke ekor peron 5 dan 6 di Stasiun Tanah Abang. Sampe-sampe mau masuk peron 5 dan 6 aja harus masuk antrian yang mengular.

Setelah hampir setengah jam, akhirnya commuter line jurusan Serpong-Parung Panjang pun mendarat di jalur 5. Penumpang yang mulai gusar langsung menghampiri setial pintu gerbong tanpa mengacuhkan nasib penumpang di dalam yang pengen keluar. Sebenarnya kasihan juga sih. Gue sempet ngebayangin kalo gue adalah salah satu dari penumpang di dalam kereta itu yang pengen keluar. Lihat kondisi peron yang dipenuhi wajah-wajah garang wanita-wanita tangguh mungkin gue langsung pucat di tempat. Jangankan mau lari, mau ngelangkahin kaki aja harus ngelawan tenaga wanita-wanita yang super tangguh ini.