27 Jun 2015

Mall-Mall yg Dapat Dijangkau Dengan Commuter Line

“Murah dan nggak macet.”


Ini adalah prinsip gue dalam memilih sarana transportasi umum di Jakarta. Ke mana pun dan sejauh apapun jaraknya, selama bisa dijangkau dengan Commuter Line, gue akan selalu siap walau dalam kondisi apapun termasuk jika keadaan memaksa gue untuk pergi seorang diri. Ke kantor, ke kampus, ke terminal, ke pasar, atau pun ke rumah temen, gue akan selalu mencari stasiun terdekat dari tempat yang ingin gue tuju.

Sama halnya ketika gue dan teman-teman merundingkan tempat untuk hangout atau kerja kelompok, pertanyaan yang selalu gue ajukan adalah, “Di sana deket sama stasiun nggak?”. Atau kalo memang nggak ada stasiun di sekitar tempat yang dipilih, gue akan mengajukan pertanyaan cadangan, “Halte busway apa yang terdekat dari sana?”. Dan kalo memang dari kedua pertanyaan itu gue tidak mendapatkan jawaban ‘Ada’, maka dengan gamblang gue tidak akan menyetujui tempat tersebut. Coret dan ganti dengan yang lain.

Kenapa gue pilih busway sebagai opsi kedua setelah Commuter Line?


Kenapa ya? Dibilang nyaman sih nggak selalu. Kadang suka kedapetan busway yang udah tidak layak pakai. AC rusak, besi berkarat, pintu susah dibuka sampai pegangan tangan yang ilang-ilangan. 

Dibilang bebas macet juga enggak. Walaupun punya jalur sendiri, tapi kadang juga harus rela jalurnya diserobot sama pengendara lain, bis 45 jurusan Cililitan – Blok M misalnya. Sebagai salah satu penumpang setia bis ini, gue selalu dilema. Gue merasa bersalah ketika bis yang gue naiki masuk jalur busway. Tapi di sisi lain, gue juga nggak mau berkutat dalam waktu yang lama dengan kemacetan Pancoran. Aku kudu piye?

Jadi?



Karena harga tiketnya beda sedikit sama ongkos angkot/kopaja/metromini sekarang. Mungkin sebagian dari kalian yang baca tulisan gue di atas akan ngedumel, “Dasar otak ibu-ibu. Beda dikit doang perhitungan banget.”.


Eits. Gue belum selesai jelasinnya. Gini, dengan harga tiket yang beda sedikit dengan ongkos angkot/kopaja/metromini, gue bisa pergi ke mana aja. Ke rute terujung ataupun muter-muter dari halte a ke z dan balik lagi ke a sekalipun, gue tetep bayar satu tiket, dengan syarat nggak keluar dari halte. Tapi kalo angkot/kopaja/metromini, gue cuma bisa pergi sampe rute ujung dari angkot itu.

Nah daripada kalian cape baca cuap-cuap gue yang tak kunjung kelar, mendingan langsung aja gue kasih rekomendasi tempat hangout yang bisa kalian jangkau dengan Commuter Line. Tetap, nomor satu adalah Commuter Line.

Khusus untuk kalian yang punya prinsip sama kayak gue, “Murah dan nggak macet.” Kalian harus baca postingan ini sampai paragraf, kata bahkan tanda baca paling akhir. Okeh? And here it is...

1. ITC Depok dan Plaza Depok


Buat kalian yang berdomisili di Depok dan sekitarnya, pusat perbelanjaan ini pasti sudah tidak asing lagi di telinga kalian. Mall-mall ini memang terletak di lokasi yang cukup strategis karena berada tidak jauh dari Terminal Depok dan Stasiun kereta.

 [image: portal-depok.blogspot.com]

Untuk menjangkau kedua Mall ini dengan Commuter Line sangat mudah. Kalian tinggal turun di Stasiun Depok Baru kemudian menyebrang peron lewat koridor bawah tanah untuk tap di gate out seberang. Dari pintu stasiun akan terlihat gedung ITC Depok yang berdiri kokoh di depan mata.

[image: www.panoramio.com]

Berbeda dengan ITC, untuk menjangkau Plaza Depok kalian harus mengeluarkan sedikit effort. Gedungnya tidak akan terlihat jika dilirik dari pintu stasiun. Kalian harus berjalan sekitar 100m keluar dari stasiun untuk menjangkau Plaza Depok yang terletak di seberang ITC Depok.

2. Depok Town Square, Margo City dan Gramedia Depok

Sekali mendayung, 3 pulau terlewati. Sekali turun di satu stasiun, 3 tempat hangout pun jumpai. Depok Town Square, Margo City dan Gramedia Depok, 3 tempat hangout dengan berbeda karakter ini akan kalian jumpai jika kalian mendarat di Stasiun Pondok Cina.

Memang tidak seperti ITC Depok yang bisa kalian jangkau dengan menempuh jarak tak sampai 100m dari stasiun, 3 Mall ini terletak kurang lebih 200m dari Stasiun Pondok Cina. Jadi, kalian harus berjalan kaki terlebih dahulu ke arah Jalan Margonda. Kemudian, barulah kalian akan menemui ketiga gedung pusat perbelanjaan itu yang letaknya bersisian.

Untuk kalian yang ingin hangout sambil berbelanja dengan pilihan harga yang terjangkau, Depok Town Square bisa jadi pilihan. Tapi jika kalian ingin hangout dengan pilihan restauran yang beragam, kalian bisa mendaratkan kaki dan lidah kalian di Margo City. Atau mungkin buat kalian yang punya kriteria tempat hangout sambil menggali ilmu, Toko Buku Gramedia Depok adalah jawabannya.

[image: google]

[image: septianisulis.blogspot.com]

[image: wikimapia.org]

Atau mungkin sedang tidak mood hangout di Mall? Tenang. Sepanjang Jalan Margonda kalian bisa menemukan tempat makan yang punya menu ajib kok.

3. Plaza Kalibata dan Kalibata City

Masih di sekitar jalur Manggarai – Bogor, ada dua tempat hangout yang bisa kalian jangkau masih dengan Commuter Line tanpa tambahan angkutan umum lain. Plaza Kalibata dan Kalibata City, dua tempat hangout yang dipisahkan dengan jalan raya ini terletak tak jauh dari Stasiun Duren Kalibata.

Untuk menuju ke Plaza Kalibata, kalian hanya tinggal menyebrang saja dari pintu keluar stasiun. Sedangkan jika kalian ingin menuju Kalibata City, kalian harus menempuh jarak kurang lebih 200m untuk mencapai pintu masuk dari Mall ini.

[image: google]

[image: google]

4. Grand Indonesia dan Plaza Indonesia

Dua tempat hangout selanjutnya adalah salah dua Mall yang bergengsi di Jakarta, Grand Indonesia atau yang sering disebut GI dan Plaza Indonesia. Terkenal karena banyaknya outlet fashion branded dan restaurant ternama, membuat Mall ini banyak dikunjungi oleh mereka yang berkantung tebal.

[image: amazingworld22.blogspot.com]

[image: google]

Eits. Walaupun kebanyakan mereka datang dengan mobil pribadi dan taksi, kalian jangan mau kalah. Jadilah yang berbeda dengan menjangkau kedua Mall ini dengan Commuter Line. Hanya dengan turun di Stasiun Sudirman dan menempuh jarak kurang lebih 300m dari stasiun, kalian akan sampai. Walaupun jaraknya tidak dekat, tapi dengan berjalan kaki di pedestrian, kalian bisa merasakan dan memperhatikan sepotong potret ibukota Jakarta dengan jarak pandang yang lebih luas dibanding jika kalian duduk manis di dalam mobil.

Nah itu dia beberapa tempat hangout yang dapat dijangkau dengan Commuter Line versi gue.

Gimana? Tertarik untuk hangout di tempat-tempat ini? Kalau ada rekomendasi tempat hangout lainnya yang dapat dijangkau hanya dengan Commuter Line, please let me know. Tulis di komen ya. Sankyu!

1 comment :

  1. BTM Bogor, turun di stasiun bogor kita jalan kaki kira2 jaraknya +-200m, kalo dari stasiun bogor mau naik angkot naik 03/02 ongkos sekitar 3ribuan tapi lebih lama soalnya kita dibawa muterin kebunraya dulu sama sopir angkotnya dikarenakan disitu menggunakan jalur satu arah. Terus turunnya di depan pintu masuk 2 kebunraya dari situ kita jalan kaki lagi tapi deket kok paling sekitar 30m. Tapi menurut saya lebih efektif kalo jalan kako aja dari stasiun bogor selain menghemat waktu juga menghemat kantong wkwkwk otak emak emak😄

    ReplyDelete