Ketika Solo Traveling Tak Mengantongi Restu.

Apa yang paling membuat gue sedih beberapa hari ini?

Jawabannya ada dua. Ketika pekerjaan tidak bersahabat dan ketika rencana Solo Traveling yang direncanakan dengan penuh pengorbanan tak mengantongi restu dari orang tua.

21 September 2015, sebenarnya adalah jadwal solo traveling kedua gue. Setelah rela begadang demi merebutkan tiket promo 70ribu kursi seharga 70ribu semua tujuan dan semua kelas, akhirnya gue berhasil mengantongi tiket KA KRAKATAU Pasar Senen - Purwosari PP seharga 140ribu. Senang bukan kepalang karena gue bisa dapat 1/3 dari harga normal tiket KA KRAKATAU yang notabanenya berkisar 200ribuan.

Tapi...

Alasan Solo Traveling; Patah Hati atau...?



Hai!

Sudah baca postingan solo traveling gue di Bandung? Kalau belum yuk diklik linknya di;

Kebanyakan orang melakukan perjalanan karena ingin menghilangkan kejenuhan, silahturahmi ke rumah kerabat, foya-foya atau sekedar mengisi moment di Path. Seperempat diri gue memang bagian dari 'kebanyakan orang' yang gue sebutkan di atas. Namun sisanya, tidak.