Skip to main content

Selamat Datang

Stasiun Universitas Pancasila, unknown date.

Waktu menunjukkan pukul tujuh pagi. Penumpang dengan sigap menghampiri pintu-pintu rangkaian gerbong yang baru saja terbuka. Kaki-kaki lincah itu memenuhi setiap jengkal lantai gerbong yang kian sempit dalam sekejap.

Dua gadis berperawakan berbeda berdiri tepat di depan pintu sejak sebelum kereta sampai di Stasiun Universitas Pancasila. Keduanya terkesiap melihat gelombang manusia yang tiba-tiba memadati gerbong. Mereka berdecak hebat dan tak henti menyebutkan orang yang mereka cintai.

"Mamah... nggak kuat. Aw... aw... sakit maaaah mamah mamah mamah." eluh si langsing sambil memeluk erat tas tangannya.

"Aduh.. aduh.. udah dong mba. Udah nggak kuat lagi nih. Udah penuh. Huhuhu." Si gempal pun turut ambil bagian melantunkan nada penolakan.

Kata-kata tanda cinta itu terlontar setiap kali pintu rangkain terbuka dan tertutup. Namun, tidak pula mampu menyulap gerbong yang penuh sesak menjadi lapang.

"Kita mah nikmatin aja ya mbak desek-desekan gini." bisik salah satu penumpang kepada penumpang di sampingnya.

Penumpang di sebelahnya mengangguk kemudian kembali bertarung menahan bobot dirinya hanya untuk menjaga keseimbangan di tengah gerbong yang sesak dan padat penumpang.

Mereka berdua tak saling mengenal.


"Udah.... nggak mau naik kereta lagi maaaaah... Kapok..."

Tangis haru kemudian menghiasi gerbong wanita yang terletak di kepala rangkaian Commuter Line jurusan Tanah Abang - Jatinegara pagi itu.

Comments

  1. Wih, makin fresh nih tampilannya :)
    Kangen naik komuter line gw jadinya

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mall-Mall yg Dapat Dijangkau Dengan Commuter Line

“Murah dan nggak macet.”
Ini adalah prinsip gue dalam memilih sarana transportasi umum di Jakarta. Ke mana pun dan sejauh apapun jaraknya, selama bisa dijangkau dengan Commuter Line, gue akan selalu siap walau dalam kondisi apapun termasuk jika keadaan memaksa gue untuk pergi seorang diri. Ke kantor, ke kampus, ke terminal, ke pasar, atau pun ke rumah temen, gue akan selalu mencari stasiun terdekat dari tempat yang ingin gue tuju.

Kenalan sama ISI 2012 Yuk!

Tak kenal maka tak sayang.
Sebelum gue lanjutkan cerita trip gue ke MY – THAI Day 2, alangkah baiknya kalian baca ini dulu.
Di MY – THAI Trip Day I pasti kalian bertanya-tanya, siapa sih ISI 2012 itu? Siapa sih para penyabun itu? Siapa sih tim cewek-cewek? Siapa sih Sir Gufron? Siapa sih yang ngendarain kereta monorailnya?
Nah di sini gue bakal ngenalin apa dan siapa ISI 2012.

MY – THAI Trip Day 2, Welcome to Hat Yai!

Hai!
Udah penasaran banget sama cerita MY – THAI Trip hari keduanya? Udah penasaran banget gimana tingkah gue naik sleeper train? Udah penasaran banget gimana kesemutannya gue duduk di bangku kereta selama 12 jam? Udah penasaran banget sama orang-orang macam apa yang gue temuin di sleeper train? Udah penasaran banget sama larangan di sleeper train? Udah penasaran banget sama..... /plak Ini ditampar karena kelamaan.