Skip to main content

New Asset. New Feature.



Seneng deh sekarang pelayanan commuter line semakin baik. Walaupun nggak signifikan, tapi setidaknya ada perkembangan yang nyata. Mulai dari kerja sama dengan bank-bank untuk bisa mengintegrasikan kartu prabayar dengan sistem e-ticketing Commuter Line, renovasi stasiun, penambahan armada kereta sampai promo dan kampanye yang diadakan di digital.

Beberapa hari lalu gue nemuin papan digital ini di Stasiun Pancasila. Tapi waktu itu tulisannya masih "Mari Bersama....." blablaba. Gue saat itu masih meraba apa fungsi utama sebenarnya dari alat itu. Tapi sekarang gue tahu. Papan digital itu nggak cuma sebagai hiasan untuk menambah estetika stasiun saja, tapi lebih dari itu.

Senang tiada tara. Pasalnya gue pribadi, sebagai pengguna setia dan sangat setia di mana pun kapan pun, sangat-sangat terbantu dengan kehadiran papan digital ini. Papan digital ini menampilkan informasi kereta yang akan / sedang menuju stasiun tempat di mana gue berdiri dan menunggu. Informasinya berupa jurusan dari kereta dan posisi realtimenya. So, It's so helpful when I don't have connection to access Info KRL. Hehehe. Teutep.

Keren bukan? Memang masih standar kalau dibandingin sama Stasiun MRT Singapur. Jauh. But, stay positive.

Selain pengguna setia dan turis lokal yang merasa sangat terbantu dengan kehadiran fitur terbaru ini, gue sangat yakin kalau turis internasional pun juga terbantu. Selama ini, pemberitahuan tentang posisi dan informasi terkini tentang kereta di stasiun disampaikan hanya dalam Bahasa Indonesia. Dan petugas stasiun pun juga tidak semua mampu berbahasa Inggris. That's a trouble for foreigner to understand, right? Bule yang nggak ngerti Bahasa Indonesia toh akan sangat kesulitan membedakan kereta jurusan Jakarta Kota dan Tanah Abang-Jatinegara.

That's why I say this asset is so helpful for everyone. Doa gue, semoga pemeliharaan setiap stasiun maksimal. Dengan begitu setiap aset yang mendukung pelayanan bisa tahan lama. Dan kalau bisa diupgrade lagi. Heuheuheuy.


Salam.

Comments

Popular posts from this blog

Mall-Mall yg Dapat Dijangkau Dengan Commuter Line

“Murah dan nggak macet.”
Ini adalah prinsip gue dalam memilih sarana transportasi umum di Jakarta. Ke mana pun dan sejauh apapun jaraknya, selama bisa dijangkau dengan Commuter Line, gue akan selalu siap walau dalam kondisi apapun termasuk jika keadaan memaksa gue untuk pergi seorang diri. Ke kantor, ke kampus, ke terminal, ke pasar, atau pun ke rumah temen, gue akan selalu mencari stasiun terdekat dari tempat yang ingin gue tuju.

Kenalan sama ISI 2012 Yuk!

Tak kenal maka tak sayang.
Sebelum gue lanjutkan cerita trip gue ke MY – THAI Day 2, alangkah baiknya kalian baca ini dulu.
Di MY – THAI Trip Day I pasti kalian bertanya-tanya, siapa sih ISI 2012 itu? Siapa sih para penyabun itu? Siapa sih tim cewek-cewek? Siapa sih Sir Gufron? Siapa sih yang ngendarain kereta monorailnya?
Nah di sini gue bakal ngenalin apa dan siapa ISI 2012.

MY – THAI Trip Day 2, Welcome to Hat Yai!

Hai!
Udah penasaran banget sama cerita MY – THAI Trip hari keduanya? Udah penasaran banget gimana tingkah gue naik sleeper train? Udah penasaran banget gimana kesemutannya gue duduk di bangku kereta selama 12 jam? Udah penasaran banget sama orang-orang macam apa yang gue temuin di sleeper train? Udah penasaran banget sama larangan di sleeper train? Udah penasaran banget sama..... /plak Ini ditampar karena kelamaan.